DiMANAPUN BUMI KITA PIJAK, DISITULAH LANGIT HARUS KITA JUNJUNG DENGAN KEBESARAN RAHMAN-RAHIM ASMA RAJA ALAM SEMESTA ...

Mengenai Saya

Foto saya

Target Urip :
"Senadjan ala tata dahire, nanging kudhu mulia Maqam derajate ....!!"
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 16 Oktober 2017

JURUS SATRIA TUNGGAL BUANA (PENUTUP)


Sikap Penutup
Sikap Jurus Satria Tunggal Buana




"Salamun Qoulam mirrabbi rahiim....
Salam..... 
Rahayu.... 
Selamet 
ginawe siro kabeh Para Eyang  "Pakune Bumi....."

Ekstrak : Setya Buana Tunggal


Salam Persahabatan...

Sebagai babak akhir dari Jurus-jurus Setya Buana Tunggal, berikut ini merupakan gerakan sikap jurus ke 35 dan 36 (Penutup)...


Merupakan kelanjutan dari sikap gerakan "Jurus Panah Gendawa Sakti" dengan aturan gerak sikap sebagai berikut :
  1. Tarik nafas hisap getar....
  2. Sambil kembali menarik kedua telapak tangan ke sisi kanan-kiri pinggang....
  3. Tarik secara ingsut telapak kaki yang tadinya sedikit menghadap ke arah kanan..., untuk kembali pada posisi semula...
  4. Iringi dengan hisapan pandangan mata kembali ke arah obyek/sasaran yang ada di depan...
  5. Tahan nafas beberapa detik di solar plexus...
  6. Lalu hembuskan secara alamiah.....
  7. Sambil menarik kedua telapak tangan anda hingga membentuk sikap sembah di depan dada....
  8. Akhiri latihan ini dengan pernafasan alami dalam bebarapa kali periode pernafasan...


MANFAAT SIKAP JURUS :

Mengembalikan energi yang telah digunakan dalam rangkain gerak jurus pada latihan jurus-jurus dasar Setya Buana Tunggal ini...

Demikian serangkaian gerak sikap jurus yang secara sengaja penulis postingkan berseri agar lebih praktis dan mudah dihafalkan gerakannya bagi mereka yang benar-benar serius mempelajari olah pernafasan di blog ini...

Atas kurang lebihnya harap dimaafkan, dan semoga serangkaian tulisan yang sederhana dan terbatas ini memiliki manfaat bagi para pencari jatidiri sejati....


Utamakan Persahabatan....
Hargai Perbedaan....
Karena itu manusia bukanlah "aji dan tuah" yang sempurna....
Wasallaam....


JURUS PANAH GENDAWA SAKTI


Sikap Jurus Panah Gendawa Sakti


"Gludak-gluduk wong mbadar dadu...
Srudak-sruduk wong golek pangan...
Grudak-gruduk wong golek pamrih...
Kembang-kempis wong golek urip....."

Ekstrak : Setya Buana Tunggal


Salam Persahabatan...
Langsung saja....
Dari Sikap Jurus Cemara Sewu dapat langsung dilanjutkan   dengan membentuk gerakan sebagai berikut :
  1. Lepas nafas getar....
  2. Diikuti gerakan telapak tangan yang berada melintang di depan solar plexus disabetkan melingkar ke arah sebelah kanan...
  3. Bentuk kuda-kuda bergeser ingsut ke arah menghadap ke kanan...
  4. Begitu juga pandangan mata mengikuti ke arah ujung jari telapak tangan kanan anda...
  5. Sugestikan pada visualisasi gerak sikap jurus tersebut untuk melakukan "gerak tusukan" secara ghaib ke arah tenggerokan obyek sasaran....
  6. Ataupun dapat divisualisasikan sebagai gerakan jurus yang ditujukan sebagai "imbas" efek Potong atau Bacokan....


APLIKASI JURUS :
  1. Sebagai jurus Tusuk Atas...
  2. Ataupun dapat diaplikasi sebagai Jurus Bacokan/ Tebasan...


Demikian sedikit keterbatasan yang dapat penulis persembahkan...
Semoga tulisan yang sederhana ini memiliki manfaat bagi mereka yang gemar mengasah jatidiri...
Wasallaam...

JURUS CEMARA SEWU


Sikap Jurus Cemara Sewu


"Sego orao podho karo berkat ....
Golek isine ndunyo mung kanggo bekal sak untara...
Lamun...golek isine akherat kanggo tumekan digulunge jagat..."

Ekstrak : Setya Buana Tunggal

Salam Persahabatan....

Langsung saja.....
dari sikap Jurus Naga Raja Bumi dilanjutkan dengan membentuk gerakan sikap Jurus Cemara Sewu dengan :
  1. Tidak merubah bentuk dan posisi kuda-kuda angkat.... (seperti pada gambar).
  2. Hempaskan nafas sentak sambil.....
  3. Menarik telapak tangan kiri yang berada silang di depan dada untuk dikibaskan ke arah keluar...(dari arah dalam ke luar/sisi kiri tubuh anda).
  4. Sedangkan telapak tangan anda tarik secara melintang dengan pukulan punggung telapak tangan ke arah bawah tepat di depan solar plexus....
  5. Sugestikan dalam visualisasi  untuk mengimbaskan gerakan jurus yang berefek "sliwah" atau Tolakan/Lewatan...
  6. Kemudian tahan pernafasan anda dalam beberapa detik....
  7. Pandangan mata tajam tertuju ada obyek sasaran jurus....

 APLIKASI JURUS :
  1. Untuk gerakan tangan kiri dapat berfungsi sebagai jurus Tolakan/Sliwah...
  2. Sedangkan untuk gerakan tangan kanan dapat difungsikan sebagai jurus bantingan dan Jurus kuncian...

Demikian sedikit keterbatasan yang dapat penulis persembahkan.....
Semoga yang  sederhana ini memiliki manfaat bagi para pencari jatidiri sejati...
Wasallaam....


JURUS NAGA RAJA BUMI


Sikap Jurus Naga Raja Bumi


"Mlaku-mlaku golek ilmu lan Guru....
Ketemu Dhanyang sing Mbaurekso....
Niat ati sing kesusu lan grusa-grusu...
Tinemu hawa nafsu sing Angkaro..."

Ekstrak : Setya Buana Tunggal


Salam Persahabatan.....

Langsung saja.....
Dari sikap akhir  jurus Pedang Langit dapat dilanjutkan dengan melanjutkan gerakan selanjutnya yakni :
  1. Masih dalam bentuk kuda-kuda yang sama...
  2. Tarik telapak tangan yang terbuka lurus di atas kepala (yang membentuk gerakan sikap pedang langit) menuju ke arah dada hingga bertemu silang dengan telapak tangan kiri....
  3. Tahan nafas anda di solar plexus dalam beberapa hitungan detik....
  4. Sugestikan secara visualisasi untuk melakukan kuncian pada imbas=efek jurus yang dipancarkan...
  5. Pandangam mata tetap tajam dan tertuju pada obyek yang menjadi sasaran.....


APLIKASI JURUS :
  1. Teraplikasi sebagai Jurus Kuncian....
  2. Ataupun dapat digunakan sebagai Jurus Tarikan dan kuncian lanjutan...


Demikian sedikit keterbatasan yang dapat penulis persembahkan.....
Semoga yang sedikit ini dapat menambah pengetahuan dan manfaat bagi para pencari jatidiri sejati...
Wasallaam....



JURUS PEDANG LANGIT


Sikap Jurus Pedang Langit


"Reca watu ngarep gapura uwis pada nglumut.....
Nyuwun ngapura sakben wektu iling luput...
Sira lan ingsun kudhu pada manut...."


Ekstrak : Setya Buana Tunggal


Salam Persahabatan....

Dari sikap akhir Jurus Petir Kilat Buana, langsung  dapat dilanjutkan dengan membentuk sikap gerakan jurus Pedang Langit....


Dengan Gerakan Sebagai Berikut :
  1. Letakkan kaki kanan yang terangkat kembali ke posisi kuda-kuda tengah...
  2. Dengan posisi kedua genggaman telapak tangan yang berada bersilangan di atas kepala kemudian di tarik ke bawah dan tetap bersilangan hingga berada di depan solar plexus...
  3. Gerakan tersebut diiringi dengan tarikan nafas hisap yang panjang....
  4. Kemudian simpan/kunci  beberapa detik di pusat tenaga inti anda....
  5. Lalu hentakkan nafas getar....
  6. Sambil diiringi gerakan kaki kanan yang kembali ditarik menekuk kebelakang menempel mata kakinya pada tekukan lutut kaki kiri anda....
  7. Sedangkan genggaman tangan kanan yang berada silang di depan solar plexus diangkat lurus dan terbuka membentuk pedang tangan di atas kepala...
  8. Genggaman tangan kiri ikut pula bergerak dan terbuka membentuk sikap sembah tunggal di depan dada anda...
  9. Sugestikan dalam visualisasi pada gerakan tersebut untuk melakukan tusukan gaib pada pengimbasan jurus dari arah ulu hati hingga ke atas....
  10. Pandangan mata tetap tertuju ke arah obtek yang menjadi sasaran jurus...


 APLIKASI JURUS :
  1. Dapat diaplikasi sebagai Jurus Tusuk yang sangat berbahaya....
  2. Atau Jurus Lemparan Jauh, apabila gerakan tangan pada tangan kanan yang tergenggam di solar plexus berubah bentuk dengan cara menggerakkan perubahan  secara memutar dari arah sisi sebelah kiri tubuh hingga berada lurus di atas kepala....


Demikian sedikit keterbatasan yang dapat penulis persembahkan...., semoga yang sederhana ini dapat memiliki manfaat bagi pencari jatidiri sejati...
Wasallaam.....

JURUS PETIR KILAT BUANA


Sikap Jurus Petir Kilat Buwana


"Jarene biyen duduk sak iki....
Jarene legen duduk wiski....
Ibadah uwis ora kopen....
Kalah karo umeke golek rejeki..."


Extrak : Setya Buana Tunggal


Salam Persahabatan....

Langsung saja.....
Dari sikap gerakan jurus Payung Asma Bumi dilanjutkan dengan membentuk gerakan "sikap jurus Petir Kilat Buwana"... 


Dengan membentuk gerakan sikap sebagai berikut :
  1. Tarik angkat telapak kaki kanan anda menuju dan menyentuh tempel  pada tekukan lutut kaki kiri....
  2. Iringi secara bersamaan dengan menggerakkan kedua telapak tangan yang kini berubah menjadi genggaman ke arah atas kepala lurus saling bersilangan....  (seperti pada gambar).
  3. Bersamaan dengan gerakan tersebut lepas nafas sentak-getar....
  4. Sugestikan bahwa gerakan tersebut ditujukan untuk mengangkat tubuh lawan dan menguncinya....
  5. Pandangan mata tetap tertuju dan menatap obyek yang menjadi sasaran jurus....
  6. Hingga pada akhirnya kunci sistem pernafasan anda kembali pada penghujung gerakan jurus....


APLIKASI GERAKAN JURUS :
  1. Sebagai Jurus Angkat....
  2. Atau dapat digunakan sebagai jurus kuncian Atas (pada bagian tubuh atas) lawan.... Hingga lawan dapat dibuat terbanting ke arah belakang secara berjumpalitan...
  3. Bila digunakan sebagai jurus potong atas, maka gerakan pukul gesek silang haruslah dilakukan dengan tekanan gerakan yang benar... Terlebih pada visualisasi dan sugesti efek gerakan jurus...

Demikian sedikit keterbatasan yang penulis miliki.... Semoga memiliki manfaat bagi para pencari jatidiri...
Wasallaam.....

JURUS PAYUNG ASMA BUMI


Sikap Jurus Payung Asma Bumi


"Molak-malik lembaran kertas...
Uwis ora onok sing kosong....
Kabeh lembaran uwis kebak coretan abang lan ireng...
Piye carane isok ngilangi werno abange...??"

Extrak : Setya Buana Tunggal


Salam Persahabatan...

Kelanjutan dari serian postingan yang lalu....
Yakni dari Sikap Jurus Pedang Sinar Pelangi dapat dilanjutkan dengan membentuk Sikap jurus Payung Asma Bumi.


FUNGSI JURUS :

Sikap jurus ini ditujukan untuk menarik kekuatan yang dimiliki lawan agar dapat ditarik ke arah anda sehingga terbentur pagaran/perisai/kurung gaib yang telah anda buat dari Sikap Gerakan Jurus Pedang Sinar Pelangi...



GERAKAN SIKAP :
  1. Tarik nafas hisap getar dan panjang....
  2. Sambil menarik kedua telapak tangan yang tadinya berada di atas kepala membentuk gerakan membuka berlawanan arah tersebut menuju kembali sejajar dengan kepala (=sikap takbir)...
  3. Sugestikan pada gerakan ini untuk menarik obyek ke arah anda, dan ditujukan agar obyek tersebut berbenturan dengan pagaran/kurung/perisai yang melingkupi diri anda...
  4. Pandangan mata tetap tajam sorotnya mengikuti arah obyek yang anda tarik...
  5. Tahan atau kunci pernafasan dalam beberapa hitungan detik dengan tujuan memperkuat daya pagaran diri anda....
  6. Bentuk kuda-kuda tidak mengalami perubahan...., tetap terbuka membentuk kuda-kuda tengah.


 APLIKASI GERAKAN SIKAP :
  1. Ditujukan untuk jurus tarikan/sedot....
  2. Atau dapat pula dialihkan menjadi gerakan jurus yang berfungsi bantingan/jatuhan...
  3. Dapat pula diaplikasikan sebagai jurus kuncian ketika pada tahapan penguncian nafas...

Demikian sedikit keterbatasan yang dapat penulis persembahan penulis....
Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi para pencari jatidiri sejati...
Wasallaam.....